Guru Honor Digaji Dari Sumbangan Wali Murid, Belia Murantika : Jangan Sampai Gaduh Dikalangan Orang Tua Siswa

JURNALMERDEKA.id – Pangkalpinang. Dengan adanya tenaga pendidik/guru yang pensiun menyebabkan banyaknya Kekurangan guru di Kota Pangkalpinang.

Terkait hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Pangkalpinang menghalalkan dalam merekrut tenaga pendidik honorer yang digaji bersumber dari sumbangan orang tua siswa.

Hal ini dikarenakan karena perekrutan tenaga pendidik belum bisa di laksanakan karena masih menunggu formasi rekrutmen tenaga pendidik. Terlebih, pemerintahan pusat mau merapikan P3K terlebih dahulu.

Hal ini menyebabkan kekurangan guru. Tetapi untuk mensiasati hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang menghalalkan pihak sekolah merekrut guru honorer yang sumber gajinya dari sumbangan wali murid.

Sama halnya dengan Ombudsman Perwakilan Provinsi Bangka Belitung menyatakan hal tersebut tidaklah masalah apabila hal tersebut bersifat sementara, dengan sistem pengajian tenaga pendidik tersebut bersumber dari sumbangan orang tua siswa yang sifatnya suka rela/tidak di patokan nominal.

Terkait itu, anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, M. Belia Murantika menyoroti krisis guru di Pangkalpinang tersebut. Dirinya menyatakan bahwa pihaknya DPRD Kota Pangkalpinang akan memastikan ke Dikbud Kota Pangkalpinang jangan sampai hal ini menjadi isu yang bermasalah bagi orang tua murid.

“Kami sudah cek ke Dikbud Pangkalpinang, mereka membenarkan hal tersebut, karena memang ada guru yang pensiun otomatis Pangkalpinang kekurangan tenaga pendidik/guru dengan mencari solusi rekrut guru honorer dengan sumber digaji dari sumbangan wali murid,” tukas Belia.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan