JURNALMERDEKA.id – PANGKALPINANG. Polresta Pangkalpinang bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan 300 personel gabungan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Jumat (1/5/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan yang diikuti ribuan buruh dari sejumlah daerah di Bangka Belitung itu berjalan aman, lancar, dan tertib.
Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners mengatakan, ratusan personel tersebut diterjunkan untuk memberikan pelayanan sekaligus pengamanan selama kegiatan berlangsung.
kapolres menjelaskan, kegiatan May Day yang digelar oleh SPSI dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan kembali setelah Salat Jumat.
Karena seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di satu titik (Pantai Pasir Padi) maka diperkirakan kurang lebih 1.368 butuh akan berkumpul di pasir padi yang tergabung dalam SPSI dari Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka, Pangkalpinang.
Ia menambahkan, kehadiran pihak kepolisian tidak lain untuk mengantisipasi sejumlah potensi gangguan selama kegiatan berlangsung, di antaranya kemacetan lalu lintas, kerusuhan, serta membeludaknya jumlah peserta.
“Yang kita antisipasi antara lain kemacetan, supaya kegiatan May Day ini bisa berjalan lancar sampai selesai. Kemudian kerusuhan, karena yang datang mungkin bisa lebih dari 1.300 orang,” ucapnya.
Meski demikian, Max menegaskan bahwa peserta tetap diperbolehkan menyampaikan aspirasi melalui orasi, selama dilakukan dengan tertib.
“Kalau nanti ada orasi dalam rangka menyampaikan aspirasi, silakan saja, yang penting dilakukan dengan tertib,” kata dia.
Sementara itu, Karo Ops Polda Babel Kombes Pol Muhammad Akbar Thamrin mengatakan, kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan May Day lebih menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Akbar, pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar.
“Karena ini May Day, personel kepolisian memberikan pelayanan sekaligus pengamanan.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk bakti sosial, sehingga aparat Polri yang diturunkan di lapangan sifatnya sebagai pelayanan untuk memperlancar jalannya kegiatan May Day ini,” jelas Akbar.













Komentar