JURNALMERDEKA.id – PANGKALPINANG. Polresta Pangkalpinang melalui Tim Buser Naga berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di empat tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukumnya.
Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang pria terduga pelaku berinisial ZA (18), warga Tuatunu, Kecamatan Gerunggang.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners mengatakan, empat TKP curanmor tersebut di antaranya berada di kawasan Ramayana dan Masjid di daerah Pasar Pagi.
“Kasus ini terungkap saat terduga pelaku melakukan pencurian sepeda motor di Masjid daerah Pasar Pagi, Kelurahan Batin Tikal. Setelah dilakukan penyelidikan pada tanggal 10 Mei, terduga pelaku berhasil diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Max Mariners, dalam konferensi pers, Selasa 12 Mei 2026.
Dari hasil pemeriksaan, ZA mengakui telah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di beberapa lokasi lainnya di wilayah Pangkalpinang.
“Setelah dilakukan penangkapan, terduga pelaku mengakui ada beberapa TKP lain tempat ia mengambil kendaraan bermotor,” katanya.
Polisi mengungkap modus yang digunakan pelaku terbilang sederhana. ZA disebut mencari kendaraan bermotor yang kondisi kuncinya sudah rusak atau dol. Pelaku kemudian mencoba sejumlah kunci yang dibawanya hingga kendaraan dapat dinyalakan.
“Pelaku tidak menggunakan kunci T. Ia membawa beberapa kunci dan mencoba pada kendaraan yang kuncinya sudah dol atau rusak,” ucapnya.
Sementara itu, Kanit 1 Jatanras Polresta Pangkalpinang, Ipda Erfan Putra Pratama menambahkan, pihaknya mendapatkan informasi keberadaan pelaku di daerah Pagar Awan, Kabupaten Bangka.
“Kami mendapat informasi terduga pelaku berada di daerah Pagar Awan, Kabupaten Bangka. Kemudian tim melakukan penelusuran dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” ujarnya.
Dikatakan Erfan kendaraan yang menjadi sasaran pelaku umumnya sepeda motor lama dengan kondisi kunci kontak yang sudah rusak atau dol.
Dari hasil penyelidikan, ZA diketahui telah menjalankan aksi pencurian kendaraan bermotor sejak sebelum Ramadan. Motor hasil curian kemudian dijualnya.








Komentar