JURNALMERDEKA.id – PANGKALPINANG. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Bangka Belitung gelar Rapat Badan Musyawarah menyusun jadwal kegiatan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (30/6/2026) bertempat di ruang Rapat Bandan Musyawarah DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Rapat Badan Musyawarah DPRD Kepulauan Bangka Belitung dipimpin Ketua DPRD Didit Srigusjaya, dengan dihadiri anggota DPRD Bangka Belitung, Plt Dinas Pendidikan, Kepala dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung dan undangan lainnya.
Dalam rapat Badan Musyawarah DPRD Bangka Belitung, Ketua DPRD Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya mengungkapkan beberapa persoalan yang harus dilesaikan, yang harus dicarikan solusi dalam mengatasinya, diantaranya persoalan pendidikan yang masih membutuhkan perhatian khusus, mengingat banyaknya siswa gagal masuk sekolah negeri melalui zonasi karena disparitas jumlah sekolah dan tidak meratanya fasilitas pendidikan.
Kemudian adanya pupuk non subsidi palsu yang beredar di kepulauan Bangka Belitung.Kemudian persoalan banyaknya kendaraan pengangkut sawit masih mengunakan plat luar kepulauan Bangka Belitung, sehingga pajak kendaraan tidak masuk ke Bangka Belitung, sementara fasilitas jalan yang dilewati mengalami kerusakan parah.Di tambah lagi adanya persoalan para petani sawah yang tidak mendapatkan pupuk bantuan pemerintah, sementara mereka memiliki persawahan yang cukup luas, dan membutuhkan pupuk subsidi pemerintah.
“Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tidak bisa membiarkan hal ini terjadi. Untuk mendapatkan solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi, ketua DPRD meminta kepada dinas pendidikan untuk segera membuat laporan dan usulan terkait banyaknya siswa yang belum mendapatkan sekolah. Selanjutnya Didit Srigusjaya meminta kepada Dinas pertanian dan ketahanan pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk turun langsung kelapangan, mengecek persoalan yang ada, agar memiliki data dan untuk penyelesaian persoalan yang ada.
Permasalahan dugaan pupuk palsu beredar di Bangka Belitung, DPRD akan mengundang bagian Kriminal khusus (Krimsus) satuan kerja kepolisian Polda Kepulauan Bangka Belitung. Didit Srigusjaya pun meminta kepada kepala dinas pertanian dan ketahanan pagan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memperdayakan kepala bidang-kepala bidang yang ada di dinas pertanian dan ketahanan pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, turun mendata permasalahan yang ada.
sehingga dinas pertanian dan pertahanan pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memiliki data dan tentunya dengan adanya data persoalan akan dapat kita carikan solusinya, ungkapnya.
