Promosikan Produk UMKM, PT TIMAH Boyong Mitra Binaan ke Belitung Expo 2026

JURNALMERDEKA.id – BELITUNG. PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menghadirkan produk-produk mitra binaannya dalam ajang Belitung Expo 2026, sebagai upaya memperluas promosi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pameran yang digelar Pemerintah Kabupaten Belitung dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188 ini berlangsung di Kawasan Wisata Pantai Tanjung Pendam pada 1–5 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat, wisatawan, hingga calon mitra usaha.

Pada kesempatan ini, PT TIMAH mengikutsertakan salah satu mitra binaannya, Asriani owner Rusip Asri, Keripik Jagung Asri, dan Kue Semprong Asri. Ketiga produk tersebut menjadi bagian dari ragam kuliner khas Bangka Belitung yang diperkenalkan kepada para pengunjung selama pameran.

Selain Produk Asriani, dalam Belitung Expo 2026 ini PT TIMAH juga mempromosikan produk UMKM lainnya mulai dari kuliner hingga fashion.

Bagi Asriani, Belitung Expo bukan menjadi pameran pertama yang diikutinya bersama PT TIMAH. Sejak menjadi mitra binaan pada 2016, ia telah memperoleh kesempatan mengikuti berbagai pameran di sejumlah daerah, seperti Jakarta, Palembang, Lampung, hingga Yogyakarta.

“Alhamdulillah hari ini saya diajak PT TIMAH mengikuti Belitung Expo. Sejak menjadi mitra binaan PT TIMAH, saya sudah sering mengikuti pameran di Jakarta, Palembang, Lampung, dan Yogyakarta,” ujarnya.

Dalam pameran kali ini, Asriani membawa stok Keripik Jagung Asri dalam jumlah lebih banyak karena menjadi produk yang paling banyak dicari konsumen.

Sementara itu, Rusip Asri juga menjadi salah satu produk unggulan yang menarik perhatian pengunjung karena merupakan makanan khas Bangka Belitung.

“Produk saya ada tiga macam. Yang paling laris biasanya keripik jagung, jadi saya membawa stok lebih banyak. Untuk rusip saya juga membawa sekitar 100 botol karena banyak pengunjung yang mencarinya,” katanya.

Keikutsertaan dalam berbagai pameran yang difasilitasi PT TIMAH memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usahanya. Selain mampu meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung, pameran juga memperkenalkan produknya kepada konsumen dari berbagai daerah.

Menurut Asriani, omzet yang diperoleh dalam satu kali pameran dapat mencapai Rp7 juta hingga Rp10 juta. Bahkan, tidak sedikit pelanggan yang kembali melakukan pemesanan secara daring setelah mengenal produknya di lokasi pameran.

“Habis terjual, bahkan kadang masih kurang. Setelah pameran selesai, banyak juga yang memesan melalui online,” ungkapnya.

Ia menyebut, semakin sering mengikuti pameran, semakin luas pula jangkauan pasar produknya. Rusip yang sebelumnya lebih dikenal di wilayah Bangka Belitung kini mulai diminati konsumen dari berbagai daerah.

“Semenjak ikut pameran, omzet semakin meningkat karena semakin banyak orang mengenal produk kami, terutama rusip. Pameran seperti ini sangat membantu memperluas pasar. Untuk penjualan rusip bisa mencapai 300 sampai 500 botol,” jelasnya.

Asriani juga mengapresiasi dukungan PT TIMAH yang tidak hanya memberikan kesempatan mengikuti pameran, tetapi juga memfasilitasi kebutuhan peserta, mulai dari akomodasi hingga transportasi.

“Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH karena terus mengajak pelaku UMKM seperti saya mengikuti berbagai pameran. Kami juga difasilitasi akomodasi dan transportasi sehingga sangat membantu mengembangkan usaha,” katanya.

Ia berharap kesempatan serupa terus dibuka sehingga semakin banyak UMKM lokal yang dapat memperkenalkan produk unggulannya kepada pasar yang lebih luas.

“Terima kasih PT TIMAH. Semoga terus mendampingi dan memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk berkembang dan semakin maju,” tutupnya.

Komentar