JURNALMERDEKA.id – BANGKA. Universitas Bangka Belitung (UBB) terus mengembangkan berbagai unit usaha dan layanan penunjang di lingkungan kampus sebagai bagian dari strategi penguatan kemandirian serta peningkatan pelayanan bagi sivitas akademika. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan UBB Mart dan Gubuk Printing yang berlokasi di Fakultas Sains dan Teknik (FST) UBB, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., Owner Gubuk Printing Zamzani, jajaran pimpinan serta sivitas akademika UBB. Kegiatan tersebut juga berlangsung bersamaan dengan pemeriksaan urine bagi pegawai UBB dan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka.
Dalam sambutannya, Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa peluncuran UBB Mart dan Gubuk Printing merupakan salah satu strategi UBB dalam mengembangkan usaha universitas. Kedua unit usaha tersebut dikelola oleh Badan Pengelola Usaha (BPU) UBB dengan harapan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi universitas.
“Peluncuran UBB Mart dan Gubuk Printing ini merupakan salah satu strategi pengembangan usaha UBB yang dikelola oleh BPU. Kita berharap unit usaha ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi universitas maupun sivitas akademika,” ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan bahwa kehadiran Gubuk Printing di lingkungan UBB diharapkan dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan cetak-mencetak dan merchandise UBB. Dengan tersedianya layanan tersebut, berbagai kebutuhan percetakan dan merchandise yang berkaitan dengan kegiatan maupun identitas UBB dapat dilakukan secara lebih mudah dan terfasilitasi.
Sementara itu, Owner Gubuk Printing, Zamzani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa UBB Mart merupakan unit usaha ke-17 yang hadir sebagai bagian dari pengembangan usaha di lingkungan UBB.
Zamzani juga menjelaskan bahwa Gubuk Printing memiliki perhatian khusus terhadap pemberdayaan mahasiswa. Saat ini, sekitar 80 persen pegawai yang bekerja di Gubuk Printing merupakan mahasiswa, baik yang baru memulai perkuliahan maupun mahasiswa yang sudah berada di semester akhir. Melalui kesempatan bekerja tersebut, para mahasiswa dapat memperoleh penghasilan yang salah satunya dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya pendidikan mereka.
Menurut Zamzani, keberadaan Gubuk Printing bukan hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja, membangun kemandirian, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak berada di bangku perguruan tinggi.
Ia menuturkan bahwa nama “Gubuk Printing” memiliki makna tersendiri. Nama tersebut menggambarkan latar belakang perjuangan dan kesederhanaan yang menjadi bagian dari perjalanan usaha yang dibangun dari keterbatasan.
“Kami menamakan usaha ini Gubuk karena kami berasal dari orang yang miskin dan tidak mampu. Dari keterbatasan itu, kami belajar untuk terus berusaha dan berkembang,” ungkap Zamzani.
Lebih lanjut, Zamzani mengajak para lulusan perguruan tinggi agar tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga berani menciptakan peluang usaha dan menjadi seorang wirausahawan.
“Harapan kami, para lulusan sarjana jangan hanya berpikir untuk mencari pekerjaan, tetapi juga bagaimana menciptakan pekerjaan dan menjadi seorang pengusaha,” ujarnya.
Menurutnya, membangun usaha memang membutuhkan keberanian dan kerja keras, tetapi tantangan yang lebih besar justru terletak pada mempertahankan usaha agar tetap berjalan dan berkembang.
“Yang paling sulit itu mempertahankan usaha, bukan membangun usaha. Banyak orang yang sudah berada di level pengusaha kemudian mengalami keterpurukan dan akhirnya tidak mau bangkit lagi. Karena itu, yang diperlukan adalah bagaimana kita tetap mempertahankan usaha dan konsisten dalam berusaha,” tutur Zamzani.
Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UBB untuk berani memulai usaha, menghadapi tantangan, serta memiliki mental yang kuat dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Selain pembukaan UBB Mart dan Gubuk Printing, pada waktu yang bersamaan juga dilaksanakan pemeriksaan urine bagi pegawai UBB yang dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BNNP Babel), Brigjen Pol. Eko Kristianto, S.I.K., M.Si. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung terciptanya lingkungan kerja dan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Pada kesempatan yang sama, UBB juga menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bangka. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sivitas akademika UBB sekaligus mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan ini mencerminkan komitmen UBB dalam membangun ekosistem kampus yang tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga memperkuat pengembangan usaha, pemberdayaan mahasiswa, kewirausahaan, kesehatan, dan kepedulian sosial.
Dengan hadirnya UBB Mart dan Gubuk Printing, UBB berharap unit usaha yang dikelola BPU tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan, memberikan pelayanan yang semakin baik bagi sivitas akademika, sekaligus menjadi ruang tumbuhnya semangat kewirausahaan dan kemandirian bagi mahasiswa UBB.














Komentar