JURNALMERDEKAL.id — PANGKALPINANG. Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melakukan audiensi ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (23/9/2026).
Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani itu, disambut langsung oleh Kepala DPUPRPRKP, Jantani Ali beserta jajarannya.
Noni mengatakan, audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TP PKK dan DPUPRPRKP Babel melalui penyelarasan program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kolaborasi itu sekaligus diarahkan untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta visi dan misi Gubernur Babel Hidayat Arsani.
“Saat ini, TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang menyusun berbagai program. Kedatangan kami ke DPUPRPRKP hari ini, untuk berkoordinasi terkait program apa saja yang bisa dikolaborasikan dengan PKK,” jelas Noni Hidayat.
Noni menyebutkan, program sanitasi menjadi salah satu rencana aksi yang akan dikolaborasikan antara TP PKK dan DPUPRPRKP.
“Setelah berbincang-bincang dengan Pak Jantani beserta jajaran, kami menemukan sejumlah rencana aksi, salah satunya terkait program sanitasi. Ini kita lakukan, sebagai upaya nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Visi Misi Gubernur Hidayat Arsani,” sambungnya.
Menurut Noni Hidayat, program sanitasi relevan dikolaborasikan dengan PKK, karena pelaksanaannya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain mendukung kesehatan lingkungan, sanitasi juga berkaitan erat dengan upaya pencegahan stunting.
“Program sanitasi cocok dengan PKK, karena PKK kan ada program pemberdayaan masyarakat, kemudian ada juga pengentasan stunting, yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Noni menambahkan, sanitasi yang baik merupakan kebutuhan penting masyarakat karena berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan dan upaya pencegahan stunting. Karena itu, TP PKK Babel bersama DPUPRPRKP akan berkolaborasi dalam pelaksanaan program sanitasi tersebut.
“Sanitasi yang baik juga dibutuhkan masyarakat, jadi sangat cocok sekali. Kami karena itu juga mempengaruhi stunting. Jadi kami akan berkolaborasi dengan DPUPRPRKP untuk program sanitasi ini,” tambahnya.
Noni melanjutkan, seluruh rencana aksi yang dicanangkan, tetap akan menyesuaikan dengan kekuatan anggaran di daerah.
“Terkait anggaran, kita tetap menyesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah, kita semua tahu saat ini sedang efisiensi. Program sanitasi ini sudah berjalan, jadi tinggal ke launchingnya saja yang belum. Setelah di-launching, akan kita kuatkan, agar masyarakat kita sanitasinya semakin sehat,” pungkasnya.














Komentar