JURNALMERDEKA.id – PANGKALPINANG. DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima langsung penyampaian aspirasi dari Aliansi Masyarakat Desa Bedengung bersama Dewan Mahasiswa (Dema) IAIN SAS Babel terkait dugaan penyalahgunaan jabatan Kepala Desa Bedengung.
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, meminta Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid segera merealisasikan tuntutan warga dalam batas waktu 14 hari ke depan.
Permintaan ini menyusul kedatangan ratusan warga bersama elemen mahasiswa yang menggeruduk Kantor DPRD Babel menuntut pemberhentian secara permanen Amrullah dari jabatan Kepala Desa Bedengung, atas dugaan rentetan pelanggaran yang telah merugikan masyarakat.
“Tadi mereka menyampaikan tuntutan terhadap pemerintah desa agar diadakan pemberhentian kepala desa dengan bukti-bukti yang ada. Tapi ini bukan wewenangnya DPRD Provinsi, ini wewenangnya Bupati Bangka Selatan dan DPRD Bangka Selatan,” ujar Didit kepada wartawan di Gedung DPRD Babel, Rabu (7/10/2026).
Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini berharap dalam kurun waktu dua pekan ke depan, pemerintah daerah setempat dapat memberikan kepastian hukum yang adil bagi warga Desa Bedengung. Ia menilai bukti-bukti pelanggaran yang disodorkan masyarakat sudah sangat lengkap dan telah dipaparkan langsung di hadapan instansi terkait.
“Mudah-mudahan selama 14 hari ini Bupati bisa memutuskan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Tentu harus sesuai dengan aturan. Bukti-bukti sudah ditampilkan masyarakat kepada pemerintah desa, bagian hukum, dan inspektorat langsung. Alhamdulillah Bupati sudah menyatakan akan memberikan keputusan dalam jangka waktu tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut, Didit menegaskan kehadiran DPRD Babel murni sebagai jembatan aspirasi yang selama ini terhambat, bukan bermaksud mengintervensi wewenang pemerintah kabupaten.
“Saya mohon izin kepada Bupati Bangka Selatan dan DPRD Bangka Selatan, kami tidak bermaksud mengambil alih wewenang mereka. Namun karena masyarakat datang ke sini, tidak mungkin kami tidak menerima dan menampung suara mereka,” pungkas Didit.








Komentar