Timgab Ciduk 7 Pasangan Bukan Suami Istri Razia Pekat

JurnalMerdeka.id – PANGKALPINANG. Dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menekan angka penyakit masyarakat (Pekat). Tim Gabungan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama unsur TNI/Polri dan BNN Kota Pangkalpinang menggelar Razia Pekat gabungan, Rabu (14/10/26) malam.

Razia tersebut menyasar sejumlah titik Kostel dan penginapan yang diduga menjadi lokasi aktivitas melanggar hukum maupun norma sosial seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang hingga dugaan praktik prostitusi.

Kasat Pol PP Kota Pangkalpinang, Romi Al Fauza mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif, bersih, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Operasi ini kami lakukan secara humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan dan Peraturan Daerah (Perda). Sinergitas antara Pemkot melalui Satpol PP bersama jajaran TNI dan Polri dan BNN Kota Pangkalpinang akan terus ditingkatkan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan khususnya pelanggaran asusila di wilayah Kota Pangkalpinang,”ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, Tim Gabungan menyisir beberapa lokasi Kostel hingga penginapan maupun kontrakan di wilayah Kota Pangkalpinang yang diduga dijadikan tempat berkumpulnya pasangan bukan suami istri.

 

Dari hasil operasi pekat tersebut tim gabungan berhasil mengamankan 7 pasang bukan suami istri. Sejumlah pihak yang terjaring langsung dibawa dan di data di Kantor Sat Pol PP Kota Pangkalpinang.

Ditempat yang sama Kabag Ops Polresta Pangkalpinang, Kompol Dewi Rahmailis Munir mengatakan bahwa pihaknya dari Polresta Pangkalpinang sebagai pendampingan dalam menjalankan tugas penertiban operasi pekat bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang

“kegiatan ini sebagai awal untuk mencegah kejadian-kejadian yang nantinya akan terjadi menjelang akhir tahun. Kita dari Polresta Pangkalpinang terus mengupayakan wilayah yang kondusif hingga ke depan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,”tutupnya.

Komentar