JURNALMERDEKA.id — PANGKALPINANG. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Babel.
Kolaborasi tersebut ditandai melalui seremoni puncak Bulan Inklusi Keuangan yang digelar di Alun‑alun Taman Merdeka, Sabtu (17/10/2026).
Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Babel, Harry A. Arsani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepercayaan yang diterima pihaknya untuk bersama‑sama mencari cara meningkatkan akses ekonomi inklusif di daerah.
Dalam acara tersebut juga diadakan pameran yang diikuti sebanyak 64 stan UMKM lokal. Harry menjelaskan ke depannya HIPMI akan terus mengadakan pameran serupa dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong perkembangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Bangka Belitung.
“Kemarin kita sudah mendatangi Komisi 7 DPR RI untuk mengusulkan kenaikan dana KUR dari Rp 500 juta menjadi Rp 2 miliar, dan saat ini telah disetujui menjadi Rp 1 miliar. Menurutnya dukungan pembiayaan ini penting agar UMKM dapat tumbuh lebih baik, karena para pelaku usaha lokal adalah pahlawan penggerak ekonomi daerah,” tukas Harry.













Komentar