JURNALMERDEKA.id – PANGKALPINANG. Tiga minggu menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kepulauan Bangka Belitung 2026, ada kegelisahan yang masih dirasakan para penyelenggara. Di tengah persiapan ribuan atlet yang akan berlaga, kebutuhan sederhana bagi mereka yang bertugas di balik arena pertandingan justru belum sepenuhnya terpenuhi.
Wasit, juri, dan perangkat pertandingan yang akan memastikan setiap kompetisi berjalan tertib dan sportif masih membutuhkan seragam untuk menjalankan tugasnya.
Bagi sebagian orang, rompi atau seragam pertandingan mungkin hanya terlihat sebagai atribut biasa. Namun, bagi mereka yang bekerja di balik sorak penonton dan perjuangan para atlet, perlengkapan tersebut menjadi bagian penting dari kesiapan dan semangat menjalankan tanggung jawab.
Kondisi itu menjadi salah satu tantangan yang dihadapi panitia Porprov VII Babel. Dengan anggaran penyelenggaraan yang jauh lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, panitia harus bekerja keras memastikan pesta olahraga terbesar di Negeri Serumpun Sebalai tetap dapat berlangsung dengan baik.
Di tengah situasi tersebut, dukungan PT TIMAH (Persero) Tbk hadir membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan pertandingan, sekaligus memberikan semangat baru bagi mereka yang selama ini bekerja di balik layar untuk menyukseskan Porprov.
Ketua Umum Panitia Besar (PB) Porprov VII Babel, Budi Utama, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran sempat membuat panitia menghadapi berbagai kesulitan, termasuk dalam menyediakan seragam perangkat pertandingan, atribut panitia, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Anggaran yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekitar Rp5,2 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan Porprov sebelumnya yang mencapai belasan miliar rupiah.
Situasi tersebut menuntut panitia melakukan berbagai penyesuaian agar kebutuhan pertandingan tetap terpenuhi dan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
“Terus terang, kami sangat terbantu. Awalnya kami kebingungan karena tidak ada anggaran untuk uniform, atribut panitia, bahkan kebutuhan pendukung lainnya. Alhamdulillah, kemudian ada dukungan dari PT TIMAH sesuai dengan proposal yang kami ajukan,” ujar Budi.
Bagi Budi, bantuan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan perlengkapan. Dukungan yang datang menjelang pelaksanaan pertandingan menjadi penyemangat bagi panitia yang terus berupaya memberikan penyelenggaraan terbaik bagi para atlet dan masyarakat Bangka Belitung.
Melalui dukungan tersebut, sekitar ribuan pakaian seragam disiapkan untuk menunjang kebutuhan perangkat pertandingan dan unsur terkait dalam penyelenggaraan Porprov VII Babel.
Bantuan PT TIMAH diserahkan secara simbolis oleh Division Head of Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, kepada Ketua KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, dan Ketua Umum PB Porprov VII Babel, Budi Utama, di Griya Timah, Jumat (6/11/2026).
Budi menilai kepedulian perusahaan terhadap penyelenggaraan Porprov mencerminkan keterlibatan PT TIMAH dalam mendukung kegiatan masyarakat di daerah tempat perusahaan tumbuh dan menjalankan aktivitas usahanya.
“Ini pesta olahraga masyarakat Bangka Belitung. PT TIMAH merupakan perusahaan yang tumbuh dan berada di Bangka Belitung, sehingga kontribusi seperti ini sangat luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih karena sudah membantu pelaksanaan Porprov VII,” ungkapnya.
Perjuangan yang Tak Selalu Terlihat di Arena
Di balik setiap pertandingan, perhatian publik biasanya tertuju pada atlet yang berjuang mengejar kemenangan, mencetak prestasi, dan mempersembahkan medali untuk daerahnya.
Namun, ada pula orang-orang yang menjalankan peran penting tanpa selalu berada dalam sorotan. Mereka adalah wasit, juri, perangkat pertandingan, panitia, dan berbagai unsur pendukung yang memastikan seluruh kompetisi berlangsung dengan baik.
Mereka mungkin tidak berdiri di podium juara. Namun, peran mereka tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan sebuah pertandingan.
Ketua KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, memahami betul tantangan tersebut. Ia menceritakan bagaimana menjelang pelaksanaan Porprov, panitia masih berusaha memenuhi kebutuhan dasar perangkat pertandingan.
“Sekitar tiga minggu sebelum pelaksanaan, kami masih kebingungan karena perangkat pertandingan seperti wasit, juri, dan lainnya belum memiliki uniform. Alhamdulillah, kemudian ada kabar baik bahwa PT TIMAH membantu kebutuhan tersebut. Sekarang kami sudah memiliki uniform untuk mendukung pertandingan,” kata Ricky.
Kehadiran bantuan itu membuat salah satu kebutuhan penting penyelenggaraan akhirnya dapat dipenuhi. Bagi panitia, kepastian tersedianya perlengkapan menjadi bagian dari kesiapan menyambut ribuan insan olahraga yang akan hadir di Bangka Belitung.
Porprov VII Babel yang berlangsung pada 7–13 November 2026 akan mempertemukan 2.135 atlet dari tujuh kabupaten/kota untuk berkompetisi dalam 26 cabang olahraga.
Secara keseluruhan, sebanyak 4.374 orang terlibat dalam penyelenggaraan ajang olahraga empat tahunan tersebut, yang berlangsung di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah.
Di tengah besarnya jumlah peserta dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, kontribusi dari berbagai pihak menjadi penting agar semangat para atlet dan kerja keras penyelenggara dapat berjalan beriringan.
Bukan Hanya Tentang Medali, tetapi Juga Membangun Harapan
Bagi para atlet yang datang dari berbagai kabupaten dan kota, Porprov bukan sekadar arena untuk menentukan siapa yang paling cepat, paling kuat, atau paling unggul.
Ajang ini juga menjadi tempat menguji kemampuan, membangun mental bertanding, belajar menerima hasil pertandingan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Budi berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan Porprov VII Babel sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka mengembangkan prestasi olahraga.
Ia mengajak para kontingen untuk tidak semata-mata mengejar medali, tetapi juga menikmati seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan.
Bagi atlet yang belum berhasil meraih kemenangan, pertandingan lain dapat menjadi kesempatan untuk belajar dari kemampuan lawan, memperluas pengalaman, dan membangun motivasi untuk tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya.
Semangat tersebut sejalan dengan tagline Porprov VII Babel, “Babel Hebat, Babel Juara”, yang mengajak setiap atlet dan kontingen membangun kemampuan terbaik, mental tangguh, dan semangat sportivitas sebelum meraih kemenangan.
Bagi Ricky, perjalanan membangun prestasi olahraga Bangka Belitung tidak dapat hanya bergantung pada kemampuan pemerintah. Dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, diperlukan untuk membantu pembinaan atlet dan pengembangan kegiatan olahraga secara berkelanjutan.
Menurutnya, kontribusi PT TIMAH terhadap dunia olahraga Bangka Belitung bukan hal baru.
Perusahaan selama ini turut mendukung berbagai kegiatan olahraga, mulai dari kejuaraan daerah, kejuaraan nasional, hingga kebutuhan atlet yang mewakili Bangka Belitung dalam kompetisi tingkat nasional.
Dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan pembiayaan kegiatan, tetapi juga pemanfaatan sejumlah fasilitas milik perusahaan untuk aktivitas olahraga, seperti lapangan tenis di Bukit Baru serta fasilitas lain yang digunakan dalam pertandingan Porprov VII.
Keterlibatan itu juga terlihat dari partisipasi pegawai dan jajaran perusahaan dalam kepengurusan berbagai cabang olahraga.
“PT TIMAH konsisten membantu pengembangan olahraga di Bangka Belitung. Bukan hanya melalui perusahaan, tetapi juga banyak pegawai dan jajaran PT TIMAH yang terlibat dalam kepengurusan cabang olahraga. Ini menunjukkan bahwa PT TIMAH memiliki kepedulian terhadap kemajuan olahraga daerah,” ujarnya.
Ricky berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut, khususnya dalam mempersiapkan atlet-atlet potensial Bangka Belitung untuk menghadapi berbagai kompetisi mendatang, termasuk Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat pada 2028.
Ketika Pesta Olahraga Menghidupkan Harapan Masyarakat
Semangat Porprov VII Babel tidak hanya hadir di dalam arena pertandingan. Di luar gelanggang, kegiatan olahraga ini juga membawa harapan bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada aktivitas ekonomi sehari-hari.
Kehadiran ribuan atlet, pelatih, ofisial, panitia, serta para pendukung dari berbagai daerah membuka peluang bagi masyarakat untuk ikut merasakan manfaat penyelenggaraan Porprov.
Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak makanan, minuman, hingga menawarkan berbagai produk dan merchandise olahraga.
Bagi para pedagang kecil, ramainya aktivitas di sekitar lokasi pertandingan menjadi kesempatan untuk menjangkau lebih banyak pembeli dan menambah penghasilan.
Porprov pun memiliki makna yang lebih luas. Bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang medali, tetapi juga tentang bagaimana sebuah kegiatan olahraga dapat mempertemukan masyarakat, menghadirkan kebersamaan, dan menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
Ricky berharap masyarakat Bangka Belitung ikut menjadi bagian dari kemeriahan tersebut dengan hadir langsung memberikan dukungan kepada para atlet.
“Kita berharap ini bukan cuma menjadi pesta olahraga bagi masyarakat olahraga saja, tetapi seluruh elemen masyarakat Bangka Belitung. Mari datang, ramaikan, dan dukung teman-teman kita yang sedang bertanding,” ajaknya.
PT TIMAH dan Semangat Tumbuh Bersama Masyarakat
Bagi PT TIMAH, mendukung Porprov VII Babel merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bangka Belitung.
Dukungan terhadap perlengkapan pertandingan mungkin terlihat sebagai kontribusi sederhana di tengah besarnya penyelenggaraan pesta olahraga. Namun, bagi panitia dan perangkat pertandingan yang sempat menghadapi keterbatasan, bantuan tersebut memiliki arti penting dalam memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan.
Division Head of Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, mengatakan partisipasi perusahaan dalam Porprov VII Babel merupakan wujud komitmen untuk terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah, termasuk melalui pengembangan olahraga.
“Perusahaan terus berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan daerah agar kehadiran PT TIMAH dapat memberikan manfaat, salah satunya dengan mendukung kegiatan olahraga dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Ruddy.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bangka Belitung.
PT TIMAH berharap dukungan tersebut dapat turut menyukseskan penyelenggaraan Porprov VII Babel sekaligus memberikan dorongan bagi kemajuan pembinaan olahraga daerah.
Pada akhirnya, suksesnya sebuah pesta olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diperebutkan atau rekor yang berhasil diciptakan.
Ada kerja keras panitia, ketulusan perangkat pertandingan dalam menjalankan tugas, perjuangan atlet yang membawa harapan daerahnya, hingga masyarakat yang ikut merasakan manfaat dari setiap kegiatan.
Dan di balik seluruh perjuangan itu, dukungan sekecil apa pun dapat menjadi bagian penting dalam menghadirkan sebuah pesta olahraga yang membanggakan.
Karena Porprov bukan hanya tentang mereka yang berdiri di podium juara, tetapi juga tentang semua orang yang telah berjuang agar pertandingan dapat terlaksana.














Komentar